Headlines News :
Home » » KPR Indonesia Tertinggi di Asia.

KPR Indonesia Tertinggi di Asia.

Written By Unknown on Minggu, 02 Maret 2014 | 19.48





Apa itu KPR?

KPR merupakan singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah, yaitu produk pembiayaan untuk pembeli rumah dengan skema pembiayaan sampai dengan 90% dari harga rumah. Hingga saat ini KPR disediakan oleh perbankan, walaupun sudah ada perusahaan pembiayaan yang menyalurkan pembiayaan dari lembaga sekunder untuk pembiayaan perumahan (housing financing). 

KPR dapat membantu meringankan beban biaya pembelian rumah karena orang bisa membayar dengan cara mencicil. Ketika pengajuan KPR disetujui, bank akan memegang hak milik properti sampai pengangsur melunasi kreditnya. Akan tetapi, orang yang mengajukan KPR dapat menggunakan properti tersebut, tak ubahnya membeli secara kontan.
Selengkapnya.

Ada 3 jenis KPR yang sering kita temui, yaitu :

 
I.  KPR Bersubsidi
  • Ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang ingin memiliki atau merenovasi rumah.
  • Bentuk subsidinya adalah subsidi keringanan kredit atau subsidi tambahan dana perbaikan atau pembangunan rumah.
  • Kredit subsidi diatur oleh pemerintah dan tidak setiap orang yang mengajukan permohonan dapat menikmati fasilitas ini.
  • Beberapa batasan untuk KPR ini di antaranya penghasilan pemohon dan maksimum kredit diberikan. 
  • Biasanya suku bunga berdasarkan suku pasar, namun bank swasta mungkin akan menawarkan suku bunga yang sedikit berbeda untuk menarik pemohon.

Ingin Rumah Subsidi Tanpa Uang Muka, Begini Caranya!

Kementerian Perumahan Rakyat terus menggenjot penyerapan rumah subsidi melalui program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Bank BRI Syariah sebagai salah satu bank penyalur KPR FLPP, meluncurkan program KPR Gemah Ripah yang menawarkan uang muka 0% bagi rumah subsidi. ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk memeroleh KPR tanpa DP ini:

1.  konsumen harus memenuhi syarat untuk mendapat KPR FLPP sesuai ketentuan pemerintah.  

2. konsumen harus menabung uangnya dalam jumlah tertentu di tabungan BRI Syariah sampai masa angsuran (tenor) berakhir.

II. KPR Non-Subsidi

  • Diperuntukkan untuk seluruh masyarakat.
  • Jenis properti yang bisa diajukan adalah Rumah Sederhana dan Rumah Susun Sederhana
  • Ketentuan KPR ditetapkan oleh setiap bank. Hal itu termasuk besar kredit dan suku Bunga disesuaikan dengan kebijakan setiap bank.
  • Subsidi dalam bentuk suku bunga bersubsidi.
  • Bebas PPn (VAT).
 III. KPR Syariah
  • Menggunakan prinsip akad Murabahah (jual-beli)
  • Properti yang bisa diajukan adalah rumah, ruko, rukan, rusun, atau apartemen.

Sesuai hasil survei yang dilakukan Bank Indonesia selama kuartal IV-2013. Bahwa 71,99 % Konsumen beli rumah dengan fasilitas KPR. Hasil Survei.

Biaya persetujuan KPR oleh masyarakat di Indonesia ternyata yang tertinggi di kawasan Asia. Besarannya rata-rata mencapai 35% dari jumlah kredit yang disetujui. Erica Soeroto, pengamat pembiayaan perumahan membandingkan dengan Korea Selatan Filipina, dimana biaya KPR yang berlaku di sana tak sampai 10%. "Kita jauh di atas negara-negara berkembang lainnya," kata Direktur Utama SMF periode 2005-2011 ini di Jakarta.

Erica menguraikan, biaya tersebut terdiri dari biaya balik nama, asuransi, appraisal, notaris, dan pajak. Khusus untuk pajak, Erica menambahkan besarannya sebesar 20%. Itu artinya, untuk pengucuran kredit di atas Rp200 juta, biaya yang harus dibayar oleh nasabah agar kreditnya disetujui sedikitnya Rp50 juta.

Sumber :
KPR

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Inspirasi Bersama - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger